Perkembangan Motorik pada Anak Speech Delay
DOI:
10.37985/jer.v6i4.3102Keywords:
Perkembangan Motorik, Motorik Kasar, Motorik Halus, Speech DelayAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan motorik kasar dan halus pada anak usia 4–5 tahun dengan speech delay. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada satu subjek di TK Muslimat NU 27 Yosowilangun, data dikumpulkan melalui observasi partisipan terbatas, dokumentasi, dan klarifikasi dengan guru, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan motorik anak berada pada kategori Mulai Berkembang, dengan peningkatan yang tampak setelah latihan berulang dan pendampingan guru. Hambatan bahasa memengaruhi pemahaman instruksi, perhatian, dan kemampuan menirukan gerakan, sehingga berdampak pada koordinasi, keseimbangan, dan kontrol motorik halus. Temuan ini menegaskan bahwa speech delay tidak hanya memengaruhi komunikasi, tetapi juga perkembangan motorik, sehingga menekankan perlunya intervensi pedagogis terstruktur, stimulasi motorik, dan penggunaan instruksi visual yang disesuaikan kemampuan anak. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan pemahaman interaksi dinamis antara bahasa dan motorik dalam perkembangan anak usia dini, sekaligus memberikan dasar bagi strategi pembelajaran yang holistik dan responsif terhadap kebutuhan anak dengan speech delay.
References
Adaatul’aisy, R., Puspita, A., Abelia, N., Apriliani, R., & Noviani, D. (2023). Perkembangan kognitif dan motorik anak usia dini melalui pendekatan pembelajaran. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(4), 82–93. https://doi.org/10.47861/khirani.v1i4.631
Dewi, K. N., & Surani, S. (2020). Stimulasi kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun melalui kegiatan seni rupa. Jurnal Pendidikan Anak, 7(2), 191–195. https://doi.org/10.21831/jpa.v7i1.24447
Fernanda, D. L., Lailin, N., & Ifadah, S. Y. (2024). Studi kasus speech delay pada anak usia 4–5 tahun di TK Aisyiyah Busthanul Athfal 40 PPS. Jurnal JIEEC, 6(2), 85–93. https://doi.org/10.30587/jieec.v6i2.8006
Hartati, S., & Fitria, E. (2017). Peningkatan kemampuan berbicara anak usia 5–6 tahun melalui dongeng di kelompok bermain Az-Zakiyyah. Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1–12. https://doi.org/10.31000/ceria.v5i2.546
Istiqlal, A. N. (2021). Gangguan keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak usia 6 tahun. Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 207–214. https://doi.org/10.18860/preschool.v2i2.12026
Jauharoti, A., & Ratna, A. (2020). Perkembangan bahasa pada anak speech delay. JECED (Journal of Early Childhood Education and Development), 2(1), 12–20. https://doi.org/10.15642/jeced.v2i1.572
Kamil, B. (2024). Meningkatkan motorik halus anak melalui kegiatan 3M (mewarnai, menggunting, menempel). Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(4), 1–10. https://doi.org/10.47134/paud.v1i4.670
Khoiriyah, A. A., & Fitriani, D. (2019). Model pengembangan kecakapan berbahasa anak yang terlambat berbicara (speech delay). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 36–45. https://www.neliti.com/publications/187403/model-pengembangan-kecakapan-berbahasa-anak-yang-terlambat-berbicara-speech-delay
Kusyanti, E., & Rakhmawati, E. (2019). Upaya meningkatkan motorik kasar anak melalui permainan jaring laba-laba pada kelompok B TK Pamardi Siwi Batang. Jurnal Paudia, 4(2), 9–18. https://doi.org/10.26877/paudia.v4i2
Nurhidayah, A., Resviani, R., & Susanti, S. (2024). Setting desain lingkungan belajar outdoor dalam meningkatkan perkembangan motorik anak. JIPG (Jurnal Ilmiah Profesi Guru), 5(2), 166–173. https://doi.org/10.30738/jipg.vol5.no2.a17401
Nurul, H. (2018). Perkembangan motorik halus dan kasar anak usia 4–5 tahun. Jurnal Golden Age, 2(1), 5–14.
Siamah, N., Amalia, R., & Joni, J. (2024). Upaya meningkatkan fisik motorik kasar anak usia 5–6 tahun melalui permainan jump zig-zag. Jurnal Pendidikan Tuntas, 2(2), 9–15. https://doi.org/10.37879/jpt.v2i2.398
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Thulhusna, V., & Damri, D. (2020). Meningkatkan keseimbangan tubuh melalui papan titian pada siswa tunagrahita ringan. Journal of Multidisciplinary Research and Development, 2(4), 9–15. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i6.1858
Wibowo, J. W., & Pratikno, H. (2025). Gangguan terlambat bicara pada anak usia dini (speech delay). Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 58–65. https://doi.org/10.47861/khirani.v3i1.1529
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications.
Downloads
Published
Check Article Index
How to Cite
License
Copyright (c) 2025 Fina Rohmatika, Ayunda Sayyidatul Ifadah, Rr.Agustin Lilawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
